Peringati HUT RI ke 74, Kepsek SMK Muhammadiyah Memberikan Amanat
Di Post Oleh: ICT Center Tanggal: 19/08/2019 Di Baca72 kali

Kuningan (smkm2kng) - Satu anugerah terbesar yang sepantasnya kita syukuri dikesempatan pagi hari ini adalah anugerah di mana Allah telah memberikan satu karunia terbesar yang menjadi hak kita sebagai manusia yaitu nikmat kemerdekaan 

Kemerdekaan Republik Indonesia yang hari ini kita peringati dan diperingati oleh bangsa Indonesia di dalam dan di luar negeri, diperingati sebagai rasa syukur yang Allah berikan kepada kita sebagai sebuah bangsa oleh karenanya sepantasnya harus kita syukuri kapasitas kita sebagai pribadi atau kapasitas kita sebagai sebuah bangsa tidak ada satu kenikmatan yang teramat besar yang hari ini melainkan nikmat kemerdekaan, karena untuk meneriakkan kata merdeka, untuk bisa mengibarkan bendera merah putih, untuk bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya tentu tidaSalah k semudah seperti mudahnya kita laksanakan hari ini, perlu proses yang tentunya sangat panjang sangat melelahkan. Bahkan dalam hal tertentu bukan hanya proses yang berarti fisik tapi nyawa raga dipertaruhkan untuk satu kata, "merdeka".

Momentum kemerdekaan ini seyogianya nya bukan hanya berhenti kita syukuri atas nikmat allah dengan ucapan hamdalah tapi lebih daripada itu bagaimana rasa syukur kita atas nikmat kemerdekaan ini dengan cara kita menunjukkan kapasitas terbaik pribadi kita untuk memberikan kontribusi terbaik dari kontribusi terbaik yang kita miliki untuk bangsa ini maka kalaupun kita berdiri disini mungkin hanya durasi menit atau jam saya kira tidak akan berbanding dengan apa yang diberikan oleh para pejuang, oleh para pahlawan kita yang telah bisa menjadikan kita berada di sini dengan nyaman, tenang dan tentram di tempat ini saya kira ini baru 0,00 sekian persen dari apa yang kita lakukan dalam rangka kita menghargai atas jerih payah pahlawan kita.

Momentum ini bukan seremonial yang kita lakukan tapi bagaimana momen ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran jiwa nasionalisme jiwa patriotisme muncul dari pelaksanaan seperti ini karena saya yakin manakala nasionalisme patriotisme muncul dalam jiwa dan dada kita maka kesadaran kita untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa ini insyaallah akan kita bisa berikan dan bisa akan terwujud.

Disamping itu kita flashback ke belakang bagaimana Soekarno Hatta serta para pejuang, mereka adalah orang-orang muda, mereka adalah pelajar-pelajar yang terdidik dan mereka dalam meraih kemerdekaan menggunakan keterdidikannya menggunakan ilmu yang mereka dapatkan di tempat mereka belajar,  mereka adalah orang-orang pilihan di dalam meraih kemerdekaan ini, itu artinya bahwa kalau Soekarno Hatta dan para pahlawan yang notabene mereka adalah kaum muda, mereka memiliki kesempatan untuk merebut kemerdekaan, untuk mengibarkan bendera dan bisa mendapatkan kemerdekaan, saya sangat yakin bahwa ananda semua dalam 3 tahun belajar ini dengan ilmu yang anda dapatkan, anda pun insyaallah memiliki kesempatan dan memiliki jiwa kemampuan yang sama seperti kemampuan dan kesempatan yang pernah dilakukan oleh Soekarno Hatta dan para pejuang yang notabene mereka adalah pelajar dan kaum muda.

Kita bisa mengambil hikmah, ibroh, atau pelajaran dari kegiatan ini bahwa merdeka bukan berarti bebas, bebas melakukan apapun yang menjadi keinginan kita tapi merdeka berarti kita memiliki kemampuan.

Merdeka adalah dikala kita mampu membebaskan diri kita dari ke terbelenggu and hawa nafsu karena hawa nafsu sesungguhnya adalah mengkerangkeng jiwa kita, diri kita, manakala kita mampu membebaskan dari kerangkeng hawa nafsu, maka sesungguhnya itulah mereka yang di sebut dengan orang yang memiliki kemerdekaan. 

 

Merdekaa… !!!

Merdekaa… !!!

Merdekaa… !!!

 

Top